(Lukas,
24:25-35)
Firman
Tuhan yang disampaikan Pdt. Yohanes minggu ini sangat menarik bagi saya, jujur
saat saya membaca perikob ini (Lukas, 24:25-35) saya merasa bingung. Karena
dalam firman itu Tuhan mengatakan kalau kita mau mengikut Yesus kita harus
“membenci” bapak, ibuk, anak, suami, istri dan saudara-saudara kita (ayat 26).
Tapi ternyata ayat ini menyimpan makna yang harus ditelaah secara mendalam.
Terus apa maksud Tuhan Yesus mengatakan ini? ternyata Tuhan ingin menunjukkan pada
umat-Nya bahwa kita tidak boleh dengan mudah mengatakan kalau kita adalah
pengikut Yesus, jika tidak menunjukkan buktinya. Bukti kalau kita adalah
pengikut Yesus, kita harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Memiliki
Prioritas (ayat 25-27)
Dalam
ayat 26 dan ayat 27 Tuhan mengatakan bahwa untuk menjadi pengikut-Nya kita
harus “membenci” semua orang disekitar kita dan harus “memikul salibnya”.
Maksud membenci disini bukan dalam arti yang sesungguhnya yaaa,,maksud Tuhan
yang sebenarntya adalah jika kita ingin menjadi murid-Nya maka kita harus
memproritaskan Tuhan dari semua orang yang kita kasihi.
2. Memiliki
rancangan yang matang (ayat 28-32)
Banyak
orang luar negeri yang tinggal di Indonesia mengatakan bahwa orang Indonesia
itu dalam bertindak mereka selalu melakukan dulu baru berpikir berbeda dengan
mereka yang selalu berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Nrasa gak sich
sebagai orang Indonesia kita memang sering melakukan itu, kalo aku sich nrasa
banget dan hasil akhirnya dari apa yang saya lakukan itu adalah penyesalan.
Lantas apa yang harus kita lakukan agar kita tidak mengalami penyesalan
itu??..dalam ayat 28-32 Tuhan mengatakan bahwa kita harus “memiliki rancangan
yang matang dalam kehidupan kita” baik dalam sikap, tindakan dan perkataan kita.
kenapa harus seperti itu???....yaaa karena yang kita lakukan harus menunjukkan
bahwa kita murid Yesus, maka jangan sampai kita jadi batu sandungan...so muali
sekarang mari kita “berpikir dulu sebelum bertindak”.
3. Rela
berkorban (ayat 33)
Pada
ayat 2 dikatakan bahwa untuk menjadi murd-Nya kita harus mengorbankan semua
yang kita miliki. Disini berkorban memang memiliki arti yang luas, saya ambil
salah satu contoh yang paling mudah saja yaitu mengorbankan “kemalasan”,,hayo
pasti sering yach kita merasa malas melakukan sesuatu, ternyata rasa malas itu
juga harus kita singkirkan karena itulah salah satu hal besar yang menjadi
penghalang kita menjadi murid Yesus.
Demikian
firman minggu ini,,mari kita siapkan diri mulai sekarang untuk menjadi murid
Yesus, dengan selalu mempriritaskan-Nya dalam segala hal, merencanakan setiap
hal dalam kehidupan kita secara matang dan memiliki kerelaan untuk mengorbankan
semua hal yang kita miliki. Tuhan Yesus Memberkati.... J
