(Matius, 6:24-34)
Setiap
orang pastinya memiliki persoalan dalam hidupnya, baik orang dewasa, muda,
remaja bahkan anak kecil sekalipun entah itu kaya ataupun orang miskin.
Persoalan muncul karena adanya kebutuhan, kebutuhan makan, minum, harta, dan
mungkin juga karena pasangan hidup atau yang lainnya. Manusia seringkali
mengkawatirkan hal-hal tersebut, dan seringpula kekawatiran itu
menjerumuskannya ke hal-hal negatif. Rasa kawatir juga sering menghinggapi
perasaan saya, banyak hal yang saya kawatirkan, masalah pekerjaan, jodoh,
pendidikan dan buanyakkkkk hal lainnya. Tapi firman Tuhan yang disampaikan oleh
Pdt. Yohanes minggu ini sungguh mengetuk hati saya. Firman yang diambil dari
Matius, 6:24-34 ini menasehatkan pada kita tentang “hal kekawatiran”. Dari sini
saya sadar bahwa dengan sikap kawatir itu berarti saya belum sepenuhnya
memiliki pengharapan pada Tuhan. Lantas bagaimana sikap orang yang mempunyai
pengharapan pada Tuhan dalam menghadapi persoalan? dari firman kali ini kita
dapat mengetahui bahwa orang yang memiliki pengaharapan terhadap Tuhan memiliki
sikap:
1.
Tidak
pernah merasa kawatir, tetapi percaya dan mengandalakan Tuhan dalam segala hal
(ayat 24)
Seringkali kita
mendengar ada orang pergi ke dukun untuk mendapatkan kekayaan, penglarisan,
jodoh, ataupun pekerjaan. Singkatnya, hal ini mereka lakukan tentunya karena
keinginan yang serba instan dari manusia dan kekawatiran yang ada pada diri
mereka sendiri. Untuk mendapatkan semua keinginan itu, terkadang banyak
syarat-syarat yang tidak masuk akal harus dia lakukan, termasuk memberikan
tumbal Hmmmm.......serem ya.?? Orang
yang memiliki pengharapan pada Tuhan tidak perlu mengorbankan sesuatu untuk
mendapatkan semua itu, yang penting kita memiliki keyakinan Tuhan pasti akan
memenuhi semua kebutuhan kita TANPA SYARAT. Persoalan itu ada justru untuk
membawa kita lebih dekat dengan Tuhan. amin..... J
2.
Tetap
bekerja dan berusaha (ayat 25-32)
Burung di langit
meskipun mereka tidak menabur, tidak menuai, dan tidak memiliki bekal dalam
lumbungnya mereka tetap dapat hidup, tentunya karena Tuhan memelihara mereka
(ayat 26). Bunga bakung dapat tumbuh cantik tanpa bekerja dan meminta, bahkan
pakaian yang dipakai Salomo pun tak secantik bunga itu, tapi karena kasih dan
pemeliharaan Tuhan bungan itu menjadi menawan (28-29). Banyak contoh lain yang
diberikan oleh Tuhan dalam firman ini, intinya tumbuhan dan hewan aja yang
tidak bekerja dipelihara oleh Tuhan, apalagi kita manusia yang memiliki
pengharapan pada Tuhan pasti diberikan lebih dari apa yang Dia berikan untuk
makluk lainnya, asalkan kita mau terus berusaha dan bekerja, Tuhan pasti turut
bekerja dalam hidup kita...
3.
Tetap
mencari kehendak Tuhan (ayat 33)
Semua yang kita
lakuka itu harus dilandaskan pada kehendak Tuhan, maka kita tidak akan pernah
merasa kuatir akan segala hal..pasti...
Firman kali ini memang benar-benar
membuat saya merasa ditimpa bom, karena tidak seharusnya saya sebagai orang
kristen merasa kawatir dengan kehidupan ini. Mulai saat ini buat kalian yang
masih kawatir dalam menjalani hidup mari kita menyandarkan hidup kita pada
Tuhan dan mencari kehendak-Nya....